Wisata Muslim-Friendly di Jeddah untuk Jamaah Setelah Umrah: Travel Haji dan Umroh

Kategori : Umrah, Tips, Features, Berita, Ditulis pada : 19 September 2026, 02:01:12

jamaah umrah dago wisata di masjid quba.jpg

Photo by Dago Wisata

Menjalankan ibadah umrah menjadi pengalaman yang berkesan bagi setiap Muslim. Bagi jamaah yang mengikuti program travel haji dan umroh, perjalanan ke Tanah Suci juga dapat menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat berbagai kota di Arab Saudi. Setelah menyelesaikan rangkaian ibadah, jamaah dapat memanfaatkan waktu untuk mengunjungi Jeddah sebagai salah satu pilihan menarik.

Jeddah memiliki perpaduan antara sejarah, budaya Hijaz, kawasan pesisir Laut Merah, hingga berbagai ruang publik modern. Kota ini juga memiliki sejumlah destinasi yang cocok bagi jamaah yang ingin menikmati perjalanan dengan aktivitas ringan.

Wisata setelah umrah dapat menjadi kesempatan untuk mengenal sisi lain Arab Saudi. Jamaah dapat mengunjungi kawasan bersejarah, menikmati pemandangan laut, mencicipi kuliner lokal, hingga membeli oleh-oleh.

Mengapa Jeddah Menarik Setelah Umrah?

Jeddah menawarkan suasana yang berbeda dari Makkah dan Madinah. Kota ini berkembang sebagai kawasan perdagangan dan pelabuhan penting di pesisir Laut Merah. Jejak sejarah tersebut masih terlihat melalui kawasan kota lama dan berbagai bangunan tradisional.

Jeddah juga memiliki kawasan waterfront yang cocok untuk bersantai. Jamaah dapat menikmati pemandangan laut tanpa harus melakukan aktivitas fisik yang berat.

Karena itu, Jeddah dapat menjadi pilihan untuk konsep umrah plus wisata. Namun, jamaah tetap perlu menyesuaikan agenda wisata dengan kondisi fisik dan jadwal ibadah.

Lihat Juga: Umrah Plus Wisata Dago Wisata

Al-Balad, Menelusuri Sejarah Jeddah

Al-Balad atau Historic Jeddah menjadi salah satu destinasi utama bagi jamaah yang ingin mengenal sejarah kota. Kawasan ini masuk dalam daftar Warisan Dunia UNESCO sejak 2014 dan memiliki bangunan bersejarah, pasar tradisional, serta arsitektur khas Hijaz.

Bangunan di kawasan ini memiliki ciri khas berupa penggunaan batu karang dan ornamen kayu pada jendela serta balkon. Suasana tersebut membuat Al-Balad berbeda dari kawasan modern Jeddah.

Jamaah dapat berjalan santai, melihat bangunan lama, mengunjungi pasar, atau mencari oleh-oleh. Bagi peserta travel haji dan umroh, kunjungan ke Al-Balad juga dapat memberikan wawasan mengenai sejarah Jeddah sebagai kota yang memiliki hubungan erat dengan perjalanan jamaah menuju Tanah Suci.

Aktivitas di Al-Balad

Beberapa aktivitas yang dapat dilakukan antara lain:

  • Menjelajahi kawasan bersejarah.
  • Melihat arsitektur tradisional Hijaz.
  • Mengunjungi pasar dan toko oleh-oleh.
  • Menikmati kuliner lokal.
  • Mengabadikan suasana kawasan dengan tetap menjaga adab.

Jeddah Corniche, Menikmati Pemandangan Laut Merah

Jeddah Corniche atau Jeddah Waterfront menjadi pilihan menarik bagi jamaah yang ingin menikmati suasana pesisir. Kawasan ini membentang di sepanjang Laut Merah dan memiliki area berjalan kaki, ruang terbuka, taman, serta berbagai fasilitas rekreasi.

Jamaah dapat menikmati pemandangan laut sambil bersantai bersama keluarga atau rombongan. Waktu sore dapat menjadi pilihan untuk menikmati suasana yang lebih nyaman.

Bagi jamaah travel haji dan umroh, Corniche juga cocok sebagai destinasi dengan aktivitas ringan. Jamaah tidak perlu menghabiskan banyak tenaga untuk menikmati kawasan ini.

Masjid Ar-Rahmah, Ikon Religi di Tepi Laut

Masjid Ar-Rahmah dikenal sebagai Floating Mosque atau Masjid Terapung. Lokasinya berada di kawasan Laut Merah sehingga bangunan masjid terlihat seolah-olah mengapung ketika air laut berada pada kondisi tertentu.

Masjid ini memadukan unsur arsitektur Islam dengan desain modern. Lokasinya yang berada di tepi laut membuat tempat tersebut menjadi salah satu destinasi yang menarik bagi jamaah.

Saat berkunjung, jamaah tetap perlu mengutamakan fungsi masjid sebagai tempat ibadah. Kenakan pakaian yang sopan, jaga kebersihan, dan hindari aktivitas yang dapat mengganggu jamaah lain.

King Fahd Fountain, Ikon Kota Jeddah

King Fahd Fountain menjadi salah satu landmark terkenal di Jeddah. Air mancur ini berada di Laut Merah dan memiliki ketinggian sekitar 312 meter. Pemandangannya dapat dinikmati dari sejumlah area di kota, terutama ketika sore menjelang malam.

Jamaah dapat memasukkan lokasi ini dalam agenda wisata bersama Corniche. Aktivitasnya juga relatif ringan sehingga cocok bagi jamaah yang masih membutuhkan waktu untuk beristirahat setelah menjalankan ibadah umrah.

Menikmati Kuliner dan Berbelanja Oleh-Oleh

Selain wisata sejarah dan pesisir, jamaah dapat menikmati kuliner lokal selama berada di Jeddah. Berbagai makanan khas Hijaz dapat menjadi pengalaman tambahan selama perjalanan.

Jamaah sebaiknya memilih tempat makan yang bersih dan menyesuaikan makanan dengan kondisi tubuh. Setelah menjalankan rangkaian ibadah, asupan makanan dan minuman tetap perlu diperhatikan.

Jeddah juga dapat menjadi tempat untuk membeli oleh-oleh. Jamaah dapat mencari kurma, makanan khas, parfum, perlengkapan ibadah, pakaian, maupun suvenir.

Sebelum berbelanja, buat batas anggaran agar pengeluaran tetap terkendali. Sisihkan uang untuk kebutuhan utama dan perjalanan pulang.

Baca Juga: Travel Haji dan Umroh Plus Wisata, Kombinasi Ibadah dan Liburan

Tips Wisata Jeddah Setelah Umrah

Wisata setelah umrah membutuhkan perencanaan agar tidak mengganggu ibadah dan waktu istirahat. Beberapa hal berikut dapat menjadi perhatian jamaah:

Sesuaikan dengan Kondisi Fisik

Jangan memaksakan diri mengunjungi banyak tempat jika tubuh masih terasa lelah. Pilih beberapa destinasi yang paling sesuai daripada mengejar terlalu banyak lokasi.

Perhatikan Waktu Ibadah

Susun itinerary dengan tetap memberikan waktu yang cukup untuk salat dan beristirahat. Wisata sebaiknya menjadi pelengkap perjalanan, bukan mengganggu ibadah.

Pilih Aktivitas yang Ringan

Jamaah dapat memilih aktivitas seperti berjalan santai, menikmati pemandangan, berbelanja, atau mengunjungi kawasan bersejarah.

Siapkan Kebutuhan Pribadi

Bawa air minum, pakaian yang nyaman, alas kaki yang sesuai, dan perlengkapan pribadi yang dibutuhkan selama perjalanan.

Ikuti Arahan Pendamping

Jika mengikuti program travel haji dan umroh, jamaah sebaiknya mengikuti jadwal dan arahan pendamping perjalanan. Langkah ini membantu rombongan tetap teratur dan mengurangi risiko terlambat menuju agenda berikutnya.

Baca Juga: Pentingnya Menjaga Kesehatan dan Tips Tetap Fit Saat Umrah Bersama Travel Umroh Bandung

Contoh Itinerary Wisata Jeddah Setelah Umrah

Jamaah yang memiliki waktu terbatas dapat menyusun agenda sederhana seperti berikut:

Pagi: Mengunjungi Al-Balad dan kawasan pasar tradisional.

Siang: Istirahat dan makan siang.

Sore: Menikmati Jeddah Corniche dan mengunjungi Masjid Ar-Rahmah.

Malam: Menikmati pemandangan King Fahd Fountain dan makan malam.

Itinerary tersebut hanya menjadi contoh. Jamaah tetap perlu menyesuaikan jadwal dengan kondisi fisik, cuaca, waktu ibadah, serta ketentuan perjalanan.

Kesimpulan

Jeddah menawarkan berbagai pilihan wisata Muslim-friendly yang dapat menjadi pelengkap perjalanan setelah umrah. Al-Balad cocok bagi jamaah yang ingin mengenal sejarah dan budaya Jeddah, sedangkan Jeddah Corniche menawarkan suasana pesisir Laut Merah. Masjid Ar-Rahmah menghadirkan nuansa religi, sementara King Fahd Fountain menjadi salah satu ikon kota yang menarik untuk dinikmati.

Jamaah juga dapat melengkapi perjalanan dengan kuliner lokal dan berburu oleh-oleh. Namun, wisata tetap perlu menyesuaikan kondisi fisik, waktu ibadah, cuaca, serta agenda perjalanan.

Bagi jamaah yang ingin merencanakan perjalanan umrah sekaligus menikmati destinasi menarik di Arab Saudi, Dago Wisata siap membantu. Konsultasikan kebutuhan perjalanan Anda untuk mendapatkan informasi mengenai program travel haji dan umroh yang sesuai dengan kebutuhan jamaah.

Klik Sekarang: Hubungi Dago Wisata

Cari Blog

10 Blog Terbaru

10 Blog Terpopuler

Kategori Blog

built with : https://erahajj.co.id